Powered by Blogger.

Sunday, 27 March 2011

Sajak Kehausan

dalam terik tanpa dahaga,
aku merenungi nasib sajak yang tengah buta
berjalan saja ia mesti meraba langkah
bagaimana bisa ia cari dahaga di negri neraka?
o kasihan aku padanya
sementara langit yang biru semakin menyala
air yang membasahi saja semakin tiada
apalagi yang mengaliri dunia?
sungguh!
semesta benar-benar lupa pada sajak yang buta
hingga tak biar surga mengalir dari sungai yang ada
malah derita yang dikirim saja
kepada sajak buta yang sedang cari dahaga


Dikutip dari : http://Syailahadam.blogspot.com

Comments :

0 Komentar Kritis to “Sajak Kehausan”


Post a Comment

[ Gunakan Kotak Komentar Pop Up untuk Berkomentar ]

Gunakanlah hak suara anda pada kotak dibawah ini secara profesional.