Powered by Blogger.

Sunday, 27 March 2011

Pemulung Tua

di ruang terlepas di anatara derita memanas
ia mencari bekas-bekas:
bekas langkah yang suka kandas
bekas arah yang tak jelas
bekas tenaga yang sudah malas
bekas kantuk yang masih lemas
bekas tidur yang belum pulas
bekas mimpi yang jarang tuntas
dan bekas pagi yang tak sempat terbias
lalu dikemas semua bekas
dikumpul dengan bijak dan lugas
untuk makan di sepanggal senja dengan ikhlas

Comments :

1

pertamaxxx....
bisa puisi juga ente gan...hehehe...

AntonAbiHandsome said...
on 

Post a Comment

[ Gunakan Kotak Komentar Pop Up untuk Berkomentar ]

Gunakanlah hak suara anda pada kotak dibawah ini secara profesional.