Diberdayakan oleh Blogger.
CUPZ BLOG ..::NOTO MARDANA MOCHTAR::..BLOGGER FROM TERNATE

Jumat, 27 April 2012

ANALISA PENERAPAN SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN KUALITAS


Secara umum jenis perusahaan yang kita kenal dapat dikelompokkan menjadi tiga macam, yaitu : perusahaan manufaktur, perusahaan dagang, dan perusahaan jasa. Kegiatan pokok dari perusahaan manufaktur terdiri dari desain dan pengembangan produk, pengolahan bahan baku menjadi produk jadi dan penjualan produk jadi kepada pembeli. Perusahaan dagang melakukan jual beli barang tanpa melakukan pengolahan terlebih dahulu. Sedangkan perusahaan jasa hanya melakukan penjualan berupa jasa, dimana pelayanan atau jasa merupakan asset utama.

Bill Gates dan Collins Hemingway (1999) membagi tiga jaman perubahan yang akhir-akhir ini dialami oleh masyarakat Amerika, yaitu strategic quality management (tahun 1980-an), jaman reengineering (tahun 1990-an), dan jaman kecepatan / velocity (tahun 2000-an). Seiring dengan perkembangan jaman yang disertai perkembangan ilmu pengetahuan maka perubahan-perubahan besar akan semakin pesat, semakin serentak, dan semakin sering terjadinya. Yang tersisa hanyalah bagaimana meningkatkan kemampuan kita untuk dapat beradaptasi, seirama dengan tuntutan perkembangan yang ada.

Dari sudut pandang lain, perkembangan jaman menjadikan tingginya tingkat persaingan diikuti dengan perubahan selera konsumen, kemajuan teknologi, serta perubahan sosial ekonomi yang memunculkan tantangan tersendiri dalam bisnis. Oleh karena itu perusahaan dituntut untuk dapat memanfaatkan kemampuan yang dimiliki agar dapat memenangkan persaingan dan memperoleh profit semaksimal mungkin yang merupakan salah satu tujuan
perusahaan. 



Baca Selengkapnya..... 







Download File Pdf







Baca Selengkapnya - ANALISA PENERAPAN SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN KUALITAS

Minggu, 22 April 2012

ANALISIS POTENSI PERTUMBUHAN EKONOMI





Latar Belakang Masalah

   Pembangunan adalah usaha untuk menciptakan kesejahteraan rakyat. Oleh karena itu, hasil pembangunan harus dapat dinikmati oleh seluruh rakyat sebagai wujud peningkatan kesejahteraan lahir dan batin secara adil dan merata. Pembangunan ekonomi daerah adalah suatu proses dimana pemerintah daerah dan masyarakatnya mengelola sumber daya yang ada dan membentuk suatu pola kemitraan antara pemerintah daerah dengan sektor swasta untuk menciptakan suatu lapangan kerja baru dan merangsang perkembangan pertumbuhan ekonomi dalam wilayah tersebut.

Setiap upaya pembangunan ekonomi daerah mempunyai tujuan utama untuk meningkatkan jumlah dan jenis peluang kerja untuk masyarakat daerah. Dalam upaya untuk mencapai tujuan tersebut, pemerintah daerah dan masyarakatnya harus secara bersama-sama mengambil inisiatif pembangunan daerah. Oleh karena itu, pemerintah daerah beserta partisipasi masyarakatnya dan dengan menggunakan sumber daya-sumber daya yang ada harus mampu menaksir potensi sumber daya yang diperlukan untuk merancang dan membangun perekonomian daerah.


BACA SELENGKAPNYA....







Baca Selengkapnya - ANALISIS POTENSI PERTUMBUHAN EKONOMI

Minggu, 15 April 2012

KEBIJAKAN EKONOMI INDONESIA DITINJAU DARI KONSEP DASAR EKONOMI ISLAM (Yulia Hafizah)


   Sejak dahulu sampai sekarang, praktek politik tidak bisa dilepaskan begitu saja dengan ekonomi. Kehidupan politik dan kehidupan ekonomi selalu saling bertemu, saling mempengaruhi dan jalin menjalin. Aktivitas-aktivitas politik karena itu amat sulit dipisahkan dari aktivitas-aktivitas ekonomi.

Dalam setiap tindakan politik ada aspek ekonominya, demikian pula struktur perekonomian suatu masyarakat dapat mempengaruhi lembaga-lembaga politik, baik yang sudah ada maupun yang akan ada di kemudian hari. Joseph Crosey yang mengadakan penyelidikan khusus dan mendalam tentang hubungan ilmu politik dan ekonomi, seperti yang dikutip oleh Isjwara mengatakan: “That politics and economic life have much to do with each other as remark matched in self evidence only by the parallel observation that politic science and economics are of mutual interest”.

Orang-orang Yunani menciptakan istilah “oikonomos” yang berarti urusan rumah tangga, sejak itu pula kehidupan politik tidak terlepas darinya. Namun istilah tersebut tidak hanya dipergunakan dalam arti yang sempit—mengenai pengelolaan rumah tangga saja—tetapi juga dipergunakan dalam arti luas, menyangkut pengelolaan negara kota. Karena negara kota itu disebut dengan negara polis, maka istilah political economy sudah digunakan.2 Istilah tersebut mengandung pengertian bahwa dalam sebuah masyarakat ekonomi, keterlibatan pemerintah di dalamnya memang tidak dapat dinafikan.

B. Sekitar Kebijakan Ekonomi

Sampai abad ke-17 M., keterlibatan pemerintah dalam bidang perekonomian dapat ditelusuri dari adanya usaha negara Spanyol dalam membiayai penjelajahan Columbus untuk menemukan jalan terpendek dari Eropa ke India. Berhasilnya penemuan tersebut mengakibatkan dorongan yang luar biasa kepada negara-negara Eropa untuk berlomba-lomba mengejar kekayaan—salah satunya dengan menjajah negara-negara di Asia yang mereka temukan. Dari sini kemudian berkembang sebuah aliran atau paham ekonomi Merkantilis (negara merupakan faktor positif “pemimpin” dalam perekonomian).

BACA SELENGKAPNYA....




Baca Selengkapnya - KEBIJAKAN EKONOMI INDONESIA DITINJAU DARI KONSEP DASAR EKONOMI ISLAM (Yulia Hafizah)

Komentarianisme